Sabtu, 07 Mei 2011

B. Pengertian Taqwa

Taqwa memiliki beberapa pengertian tersendiri yaitu merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh. Taqwa ini juga mengandung arti bahwa "Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-perintahNya. Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat anak shaleh dan takut kepadaNya di kala sepi atau terang-terangan.

Balasan bagi orang yang bertaqwa:
1. Diberikan furqon dan diampuni dosa-dosanya.
2. Diberikan rahmat dan cahaya.
3. Dimudahkan segala urusannya.
4. Ditutupi kesalahan-kesalahannya dan dilipathandakan pahalanya.
5. Mendapatkan berkah.
6. Diberikan jalan keluar dan rezeki.

Kiat-kiat agar kita bisa menjadi taqwa:
1. Mengingat perjanjian (mu'ahadah). Dengan cara shalat serta menyendiri (semedi) tetapi hanya kepada Allah tidak kepada orang lain atau makhluk halus.
2. Merasakan kesertaan Allah (Muraqabatullah). Macam-macamnya:
2.1 Dalam melaksanakan ketaatan harus ikhlas.
2.2 Dalam kemaksiatan harus bertaubat, menyesal dan meninggalkannya.
2.3 Dalam hal mubah harus menjaga adab-adab terhadap Allah bersyukur.
2.4 Dalam mendapat musibah haruslah ridho terhadap ketentuan Allah dan memohon pertolongannya.
3. Muhasabah (instropeksi diri).
4. Mu'aqobah (Pemberian Sanksi).
5. Mujahadah (Optimalisasi).

Hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya.
2. Tidak memaksakan diri dengan anakan sunnah yang diluar kemampuannya.


Sumber: http://hanyakomar.wodpress.com/tag/pengertiantaqwa.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar