Taqwa memiliki beberapa pengertian tersendiri yaitu merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh. Taqwa ini juga mengandung arti bahwa "Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-perintahNya. Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat anak shaleh dan takut kepadaNya di kala sepi atau terang-terangan.
Balasan bagi orang yang bertaqwa:
1. Diberikan furqon dan diampuni dosa-dosanya.
2. Diberikan rahmat dan cahaya.
3. Dimudahkan segala urusannya.
4. Ditutupi kesalahan-kesalahannya dan dilipathandakan pahalanya.
5. Mendapatkan berkah.
6. Diberikan jalan keluar dan rezeki.
Kiat-kiat agar kita bisa menjadi taqwa:
1. Mengingat perjanjian (mu'ahadah). Dengan cara shalat serta menyendiri (semedi) tetapi hanya kepada Allah tidak kepada orang lain atau makhluk halus.
2. Merasakan kesertaan Allah (Muraqabatullah). Macam-macamnya:
2.1 Dalam melaksanakan ketaatan harus ikhlas.
2.2 Dalam kemaksiatan harus bertaubat, menyesal dan meninggalkannya.
2.3 Dalam hal mubah harus menjaga adab-adab terhadap Allah bersyukur.
2.4 Dalam mendapat musibah haruslah ridho terhadap ketentuan Allah dan memohon pertolongannya.
3. Muhasabah (instropeksi diri).
4. Mu'aqobah (Pemberian Sanksi).
5. Mujahadah (Optimalisasi).
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya.
2. Tidak memaksakan diri dengan anakan sunnah yang diluar kemampuannya.
Sumber: http://hanyakomar.wodpress.com/tag/pengertiantaqwa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar